Pertunjukan Calon Arang di Bali

admin

18 December 2018

No Comments

Bagi anda yang ingin atau sedang merencanakan untuk ke Bali, jangan lewatkan satu pertunjukan khas Bali yang tidak akan ada di kota lainnya di seluruh dunia, yaitu calon arang. Pertunjukan ini sangat menarik, karena ada mitos yang menyebutkan jangan pernah meninggalkan upacara ini sebelum berakhir karena berbahaya. Sebenarnya apa yang akan terjadi jika kita meninggalkan Calon Arang sebelum berakhir? Bagaimana cerita aslinya? Berikut adalah penjelasannya.

 

Calon Arang di Bali

 

Apa Itu Calon Arang?

Sebenarnya Calon arang adalah seorang tokoh dalam cerita rakyat Jawa dan Bali sejak abad ke 12. Namun di Bali, Calon arang merupakan salah satu tarian sakral umat Hindu yang cukup terkenal dan klasik bersifat spiritual dan terkesan mistis. Kisah ini bermula saat seorang dukun wanita bernama Calon arang mengamuk karena putrinya Ratna Manggali meski cantik tidak ada yang melamar karena orang takut kepada ibunya. Calon arang pun marah dan membalas dendam dengan menculik seorang gadis untuk dikorbankan kepada Dewi Durga di Kajeng Kliwon (hari ilmu hitam).

 

Akhirnya banjir besar melanda dan Calon arang menyebarkan wabah penyakit dan membuat banyak orang di kawasan itu meninggal dengan cara mengerikan. Raja Airlangga, yang telah mendengar tentang hal ini, kemudian meminta penasihat, Empu Baradah, untuk menangani masalah ini. Empu Baradah kemudian mengirim muridnya, Empu Bahula, untuk menikah dengan Ratna Manggali. Keduanya menikah dengan pesta besar yang berlangsung selama tujuh hari tujuh malam, dan situasi kembali normal.

 

Calon arang memiliki buku yang berisi mantra-mantra sihir. Suatu hari, buku ini ditemukan oleh Empu Bahula dan menyerahkan kepada Empu Baradah. Begitu Calon arang tahu bahwa buku itu telah dicuri, ia menjadi marah dan memutuskan untuk melawan Empu Baradah. Tanpa bantuan Dewi Durga, Calon arang dikalahkan. Namun kesaktiannya dianggap terus ada dan hidup untuk menuntut balas.

 

Biasanya tarian ini dipentaskan pada tengah malam hari di pinggir kuburan umat Hindu Bali tanpa nyala lampu sedikitpun. Bahkan rumah-rumah penduduk di sekitar area pertunjukan Calon arang juga diminta untuk mematikan lampu dan tidak diizinkan kendaraan di jalan umum melintasi daerah. Jadi, bisa dibayangkan suasana mistis yang tercipta saat tarian ini berlangsung.
Penonton yang ingin menonton upacara tidak akan diizinkan untuk meninggalkan pertunjukan sebelum semua ritual selesai. Jika ada orang yang cukup berani untuk memutuskan meninggalkan area pertunjukan, dikatakan bahwa ada risiko yang cukup besar yaitu akan dihadang oleh ”Leak” yang diyakini mengelilingi area mencari jiwa-jiwa yang lemah.

 

Semakin lama suasana mulai berubah ketika bagian menakutkan, bahkan penonton biasa pun kadang bisa kerasukan yang hanya bisa disembuhkan oleh Balian atau dukun kuat. Dukun kemudian akan mulai memanggil “Leak” dan perang antara Leak dan Balian akan dimulai. Upacara akan selesai oleh fajar dan semua orang yang terlibat dalam upacara serta penonton akan pulang.

 

Menarik bukan? Anda tertantang untuk menyaksikan acara ini di Bali? Jangan lupakan juga tempat anda menginap. Terletak di Kawasan seminyak, Urbanest inn villa adalah salah satu villa yang sangat direkomendasikan ketika anda berada di Bali. Dengan pilihan 3 kamar tidur yang dapat anda singgahi, villa pribadi ini juga memiliki kolam renang serta halaman hijau yang luas yang dapat menyejukkan mata anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *